Kodim 0822 Bondowoso
Kodim 0822 Bondowoso

KODIM 0822/BONDOWOSO GELAR PEMBINAAN ANTISIPASI BALATKOM DAN PAHAM RADIKAL TA. 2019

5

Bondowoso, Guna meningkatkan antisipasi dan kewaspadaan terhadap pengaruh paham Komunis di kalangan Prajurit dan Keluarganya, Kodim 0822/Bondowoso menyelenggarakan Sosialisasikan Bahaya Laten Komunis atau Balatkom dan Paham Radikal TA. 2019 bertempat di aula Jenderal Sudirman No. 06 Bondowoso, Rabu (04/12).

Tap MPRS XXV/1966 telah menegaskan tentang larangan penyebarluasan ajaran Komunisme termasuk Marxisme dan Leninisme di Indonesia. Kemudian UU Nomor 27 Tahun 1999 tentang perubahan Kitab Undang-Undang Hukum Pidana yang berkaitan dengan kejahatan negara. Sesuai produk hukum di atas seluruh bentuk kegiatan yang berhaluan Komunis dan underbownya di Indonesia sangat dilarang.

Prajurit TNI AD dan keluarganya terus diberikan sosialisasi tentang bahaya laten Komunis agar paham tersebut dan sejenisnya tidak menyusup ke dalam satuan TNI AD.

Dalam acara tersebut, Dandim 0822/Bondowoso, Letkol Inf Jadi, S.I.P., terus mengingatkan kepada anggotanya agar tetap dan terus bersatu dengan komponen bangsa lainnya untuk menjaga NKRI dari ancaman gerakan Radikal kiri maupun kanan.

Dia menandaskan, Radikalisme Kanan (Raka) dan Radikalisme Kiri (Raki) adalah istilah dalam teori Radikalisme modern. Untuk Radikalisme kanan adalah berlatar belakang agama sehingga lebih spesifik lagi dijuluki terorisme. Radikalisme ini ada dalam semua ajaran agama baik Islam, Nasrani maupun Yahudi. Militansinya cenderung dibangun berdasar pemahaman yang keliru terhadap ajaran agamanya, contoh konkretnya adalah ISIS.

Dandim 0822 mengatakan, tujuan dilaksanakan sosialisasi Balatkom untuk meningkatkan kewaspadaan yang tinggi di kalangan prajurit, sehingga tidak terhasut dan terpancing  oleh tipu daya, propaganda yang dilakukan oleh Komunis. “Mencegah dan membendung bangkitnya kembali Komunis di Indonesia dapat dilakukan melalui kegiatan Binter”, tegas Letkol Inf Jadi, S.I.P.. (By Pendim 0822).