Kodim 0822 Bondowoso
Kodim 0822 Bondowoso

BENTUK KARAKTER, DANDIM 0822/BONDOWOSO BERIKAN WAWASAN KEBANGSAAN KEPADA SISWA SMK 3 BONDOWOSO

13

Bondowoso, Komandan Kodim 0822/Bondowoso Letkol Inf Jadi, S.I.P., punya cara menangkal kenakalan remaja yang terus berkembang di tanah air. Dandim 0822 mengajak generasi muda untuk mengingat sejarah. Sekaligus belajar dari pengalaman masa silam itu. Bertempat di  Aula SMKN 3 Bondowoso Jl. Santawi No. 30 Kel. Tamansari Kec/Kab. Bondowoso telah dilaksanakan Pemberian  Wasbang oleh Dandim 0822/Bondowoso kepada para peserta 100 siswa/siswi SMKN 3 Bondowoso, Senin (7/10).

Turut hadir dalam acara tersebut Kabakesbangpol Bondowoso H. Achmad Prajitno, SH, MH, Kepala Sekolah SMKN 3 Bondowoso Drs. Umar Said, M.Pd dan Kasi Intel Kejaksaan Negeri Bondowoso Sucipto, SH serta para siswa/siswi SMKN 3 Bondowoso.

Dalam materi wasbang oleh Dandim 0822/Bondowoso mengatakan, “Indonesia mempunyai letak yang sagat strategis dan kekayaan alam yang berlimpah, karna banyaknya akses perdagangan kelautan yang dimanfaatkan oleh perdagangan manca Negara, maka banyak produk Negara luar yang memasok ke Indonesia, dimana membudayakan penduduk sebagain konsumen daripada produsen itu sendiri, yang mengakibatkan kurangnya pemanfaatan sumber daya yang kita miliki.  Proxy War adalah Perang masa kini yang terjadi dan perlu diwaspadai oleh Indonesia. Seiring dengan perkembangan teknologi, sifat dan karakteristik perang telah bergeser, dimana saat ini kemungkinan terjadinya perang konvensional antar dua negara semakin kecil.

Kapitalisme adalah sistem ekonomi di mana perdagangan, industri dan alat-alat produksi dikendalikan oleh pemilik swasta dengan tujuan memperoleh keuntungan dalam ekonomi pasar.Pemilik modal dalam melakukan usahanya berusaha untuk meraih keuntungan sebesar-besarnya. Dengan prinsip tersebut, pemerintah tidak dapat melakukan intervensi pasar guna memperoleh keuntungan bersama, tetapi intervensi pemerintah dilakukan secara besar-besaran untuk kepentingan-kepentingan pribadi.

jangan sekali kali bermain dengan narkoba, Penyalahgunaan narkoba dan obat-obatan terlarang di kalangan generasi muda dewasa ini kian meningkat Maraknya penyimpangan perilaku generasi muda tersebut, dapat membahayakan keberlangsungan hidup bangsa ini di kemudian hari. Karena pemuda sebagai generasi yang diharapkan menjadi penerus bangsa, semakin hari semakin rapuh digerogoti narkoba penghancur syaraf. Sehingga pemuda tersebut tidak dapat berpikir jernih, tutur Letkol Inf Jadi, S.I.P. (By Pendim 0822).