^Kembali ke Atas

foto1 foto2 foto3 foto4 foto5


Get Adobe Flash player

Facebook Kodim



Berita Kodim

Event Kodim

  • dsc01193.jpg
  • dsc01194.jpg
  • dsc01195.jpg
  • dsc01196.jpg
  • dsc01197.jpg
  • dsc01198.jpg
  • dsc01199.jpg
  • dsc01200.jpg
  • dsc01201.jpg
  • dsc01202.jpg
  • dsc01203.jpg
  • dsc01204.jpg
  • dsc01205.jpg
  • dsc01206.jpg
  • dsc01207.jpg
  • dsc01208.jpg
  • dsc01209.jpg
  • dsc01210.jpg
  • dsc01211.jpg
  • dsc01212.jpg
  • dsc01213.jpg
  • dsc01214.jpg
  • dsc01215.jpg
  • dsc01216.jpg
  • dsc01217.jpg
  • dsc01218.jpg
  • dsc01219.jpg
  • dsc01220.jpg
  • dsc01221.jpg
  • dsc01222.jpg
  • dsc01223.jpg
  • dsc01224.jpg
  • dsc01225.jpg
Pemberitahuan
  • Folder doesn't exist or doesn't contain any images

          Bondowoso, Oktober 2015.  Tentara Manunggal Membangun Desa (TMMD) adalah salah satu wujud operasi Bhakti TNI, yang merupakan program terpadu lintas sektoral antara TNI dengan Lembaga Pemerintah Non-Departemen dan Pemerintah Daerah serta komponen bangsa lainnya. Tentara Manunggal Membangun Desa (TMMD) ini dilaksanakan secara terintegritas bersama masyarakat guna meningkatkan akselerasi kegiatan pembangunan di daerah pedesaan yang mengutamakan pembangunan baik itu sektor fisik maupun non-fisik terutama di daerah yang tergolong tertinggal, terisolasi, perbatasan, dan daerah kumuh perkotaan serta daerah lain yang terkena bencana.

          Pada tanggal 30 Oktober 2015 Bertempat di lapangan Ds Wringin Kec Wringin Kab Bondowoso telah dilaksanakan pembukaan  Program Tentara Manunggal Membangun Desa (TMMD) imbangan ke-95 tahun 2015, bertindak sebagai inspektur upacara pada pembukaan TMMD Imbangan adalah Komandan Kodim 0822/ Bondowoso Letkol Arh Sudrajat, S.H. Dalam sambutannya Letkol Arh Sudrajat, S.H menyampaikan bahwa tujuan dilaksanakannya kegiatan Tentara Manunggal Membangun Desa (TMMD) adalah bentuk kepedulian dan perhatian Pemerintah yang di kerjakan oleh Tentara Nasional Indonesia (TNI) terhadap pembangunan di Desa dalam memperbaiki sarana prasarana jalan sebagai salah satu sarana transportasi yang menghubungkan desa/daerah dengan desa/daerah lainnya. Untuk itu diharapkan kepada masyarakat agar mendukung setiap program pemerintah dan yang terpenting adalah merawat dan memelihara serta memanfaatkan dengan sebaik baiknya untuk kepentingan masyarakat. Setelah upacara selesai Dandim 0822 bersama dengan tamu dan undangan antara lain Forminda dan Jajaran Intansi pemerintahan lainnya meninjau lokasi pengerjaan jalan yang dikerjakan oleh Anggota TNI dan Masyarakat Desa tsb. disela–sela peninjauan Lokasi TMMD, Letkol Arh Sudrajat, S.H. menyampaikan bahwa selain kegiatan fisik pergerjaan jalan kegiatan TMMD juga melaksanakan  kegiatan Non fisik diataranya Meningkatkan kesadaran berbangsa dan bernegara di kalangan masyarakat, Meningkatkan kesadaran bela negara, penegakan hukum, disiplin nasional dan pengetahuan lainnya yang dibutuhkan oleh masyarakat pedesaan dll yang pada intinya adalah pencerahan dan penguatan jati diri bangsa, sehingga disamping Masyarakat menikmati jalan yang dikerjakan oleh TNI dan Masyarakat pun juga menerima pengetahuan wawasan kebangsaan sehingga diharapkan Masyarakat dapat lebih mencintai bangsanya sendiri. ( By P1)

          Bondowoso, Oktober 2015. Gerakan Nasional Indonesia Bersih (GNIB) merupakan gerakan yang diprogramkan oleh Pemerintah Pusat yang bertujuan untuk memotivasi dan memberikan dorongan kepada masyarakat agar semakin peduli dalam membersihkan dan menyehatkan lingkungannya. Gerakan Nasional ini dilakukan melalui berbagai upaya bersama dan tindakan nyata dengan sasaran mencakup seluruh Fasilitas Publik, Sarana Kesehatan, Sarana Instansi milik pemerintah, Sarana Infrastruktur, Sarana Masyarakat maupun sarana-sarana lainnya.

          Dalam rangka mendukung dan mensukseskan Gerakan Nasional Indonesia Bersih (GNIB) Kodim 0822/ Bondowoso Bekerjasama dengan komponen masyarakat diantaranya  Dinas Pertanian,Dinas Pengairan, PDAM, Pepabri Bondowoso, Pemuda Panca Marga (PPM) serta elemen Masyarakat lainnya  bersinergi  melakukan kegiatan sosial di sejumlah Desa yang mengalami kekurangan air bersih salah satunya adalah di Desa Tanggul Angin RT 04/02 Kec Tegal Ampel, kegiatan sosial yang dilaksanakan pada hari Jumat 16 Oktober 2015 dimulai Pkl 07.00 wib s.d selesai merupakan salah satu bentuk kepedulian Kodim 0822/ Bondowoso dalam rangka memotivasi Masyarakat Bondowoso agar selalu peduli dengan lingkungan yang kurang bersih sehingga lingkungan bisa bersih dan enak dipandang mata.

          Disela-sela kegiatan pembersihan jalan dan pemberian bantuan air si Desa Tanggul angin Rt 04/02 Kec Tegal Ampel, Letkol Arh Sudrajat, S.H Dandim 0822 Bondowoso menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan gerakan yang di Programkan oleh Pemerintah Pusat yang bertujuan untuk memotivasi dan memberikan dorongan kepada masyarakat agar semakin peduli dalam membersihkan dan menyehatkan lingkungannya Serta Komitmen kebersamaan yang ditunjukan melalui Sinergitas antara TNI dengan kepentingan masyarakat dan tetap menjaga kemanunggalan TNI dengan rakyat serta membantu Pemerintah Daerah dalam  hal pemerataan pembangunan di wilayah Bondowoso.selesai pemberian bantuan air bersih kepada Masyarakat acara dilanjutkan dengan tasyakuran dalam rangka memperingati HUT ke 70 sekaligus peresmian kantor baru Pemuda Panca Marga (PPM) di Desa Bataan Kec Tenggarang Kab Bondowoso.(By P1)

Bondowoso, Pebruari 2014.        Tidak lama lagi bangsa Indonesia akan melaksanakan sebuah hajat besar yaitu  pesta demokrasi. Sebuah pesta rakyat yang akan menentukan masa depan bangsa Indonesia. Dalam pesta ini rakyat Indonesia akan memilih pemimpin terbaik mereka. Mereka akan memilih Presiden dan Wakil Presiden Republik Indonesia yang sekaligus memilih wakil-wakil mereka, baik yang duduk di DPR, DPD, DPRD Propinsi maupun DPRD Kabupaten untuk periode 2014-2018. Ini merupakan amanah besar dari Pancasila dan UUD 1945. Untuk itu kita sebagai warga negara Indonesia wajib hukumnya untuk mensukseskan pelaksanaannya.

Bondowoso Juni 2014. Keluarga Besar TNI (KB-TNI) merupakan bagian yang tak terpisahkan dari TNI. Sejarah perkembangan TNI dari waktu ke waktu pun tidak lepas dari peran serta dan dukungan KB TNI. Bahkan boleh kita katakan bahwa suka dukanya TNI, manis pahitnya TNI juga turut dirasakan oleh mereka. Begitu dekatnya hubungan itu sehingga terjalin hubungan emosional antara TNI dengan KB TNI. Oleh sebab itu hubungan komunikasi yang harmonis yang sudah terjalin antara TNI dengan KB TNI harus tetap terbina dan terpelihara dengan baik.

Bondowoso Des 2013. Kejuaraan Provinsi (Kejurprov) Taekwondo ke 3 tahun 2013 pada tanggal 21 Desember 2013 secara resmi telah ditutup oleh Dandim 0822/ Bondowoso Letnan Kolonel Inf Z. Dwi Peristianto yang sekaligus sebagai Pembina Harian Taekwondo Kab. Bondowoso. Dalam kejurprov tersebut, Sejumlah atlet taekwondo dari berbagai wilayah di Jawa Timur mengikuti kejurprov ke 3 taekwondo Jatim tahun 2013 di Gedung Olah Raga  “Pelita” Bondowoso, mulai tanggal 19-21 Desember 2013. Hampir semua kabupaten di Jawa Timur menurunkan timnya.  Atlet yang bertanding di kejuaraan ini merupakan yang terbaik yang mewakili daerahnya masing-masing.

NTMC- Jajaran Polres Bondowoso bersama Subden 3 Den B Pelopor Satbrimob Polda Jatim, Komando Distrik Militer (Kodim) 0822 Bondowoso serta Batalyon Raider 514 Bondowoso melakukan olahraga bersama di Polres Bondowoso, Jumat (26/9/2014). Olahraga bersama dimaksudkan untuk mempererat hubungan silahturrahim.

Senin, 28 September 2015 09:14

KODIM 0822/BONDOWOSO SIAP PERANG MELAWAN NARKOBA

Ditulis oleh

         Bondowoso, Senin 11 Mei 2015 bertempat di Makodim 0822 beberapa Personil Kodim 0822 melaksanakan kegiatan tes urine, kegiatan yang dilaksanakan setelah apel pagi hingga siang hari, setelah dilaksanakan penyuluhan singkat terkait dengan bahaya Narkoba oleh Mayor Inf M Tohir Kasdim 0822/Bondowoso maka kegiatan dilanjutkan oleh  Kapten Inf Wawan Achyani Pasi Intel Kodim untuk melakukan tes Urine bagi Anggota TNI dan PNS Kodim 0822, tes urine ini dilakukan secara mendadak untuk mengantisipasi anggota yang bermaksud menghindari tes tersebut. Awalnya, perwakilan anggota Kodim dan Koramil ini hanya diminta untuk hadir dalam pengarahan rutin tentang bahaya Narkoba,namun kegiatan dilanjutkan dengan kegiatan tes urine

        Dalam pengambilan sample urine ini, berdasarakan perintah Dandim 0822 Bondowoso Letkol Arh Sudrajat,S.H. kepada Kasdim 0822 Mayor Inf M Tohir menyatakan bahwa kegiatan ini dilaksanakan setiap Triwulan dan kalau bisa setiap bulan, agar para anggota yang belum pernah merasakan Narkoba tidak mencoba-coba untuk melakukannya.selanjutnya Kasdim 0822 menyampaikan pula bahwa tujuan melaksanakan tes urine adalah untuk menghindari penyalahgunaan Narkoba di lingkungan TNI khususnya di Kodim 0822/Bondowoso dan setiap anggota TNI dapat menjaga keluarganya dari penyalahgunaan narkoba. Kemudian secara Institusi TNI dapat menerapkan aturan yang tegas dan tepat bagi oknum prajurit dan PNS Kodim 0822 Bondowoso yang terlibat penyalahgunaan Narkoba, selanjutnya apabila diketahui ada indikasi anggota yang mengkonsumsi Narkoba akan dilakukan langkah-langkah/proses yang sesuai dengan hukum yang berlaku."TNI saat ini sangat serius pada persoalan penyalahgunaan narkoba," karena Faktanya penyalahgunaan narkoba dapat menyerang siapa saja, termasuk prajurit TNI. Oleh karena itu sebelum terlalu jauh, kita harus melakukan upaya pencegahan untuk melindungi mereka dari penyalahgunaan Narkoba ‘” paparnya . ( By P1 )

          Kabupaten Bondowoso yang dinilai rawan untuk semua jenis bencana alam baik bencana alam Tanah longsor , Banjir dan bencana alam akibat Gunung Meletus, sebagai kesiapan dalam penanganan bencana alam yang terjadi di kota Tape Kodim 0822/ Bondowoso menggelar Latihan Posko 1 Operasi Bantuan Kemanusian di Aula Makodim 0822/ Bondowoso Selasa-Rabu ( 10-11/6/2015 )

         Dalam sambutannya Danrem 083/Bdj Kolonel Arm Totok Imam S.,S.I.P.,S.Sos., M.Tr. (Han) menyampaikan bahwa latihan Operasi bantuan Kemanusian ini melibatkan jajaran Pemerintah Kabupaten ( Pemkab ) Bondowoso dari berbagai unsur baik dari Polres, Tagana, BPBD, PMI serta Aparat terkait lainnya, Sesuai dengan tema yang diambil yakni  “ KODIM 0822/ BONDOWOSO MELAKSANAKAN OPERASI BANTUAN TNI KEPADA PEMERINTAH DAERAH DALAM RANGKA OPERASI MILITER SELAIN PERANG  ( PENAGGULANGAN BENCANA ALAM TANAH LONGSOR ) ”. Di sela-sela kegiatanya Kolonel Arm Totok Imam S.,S.I.P.,S.Sos., M.Tr. (Han) menyampaikan bahwa kegiatan ini melatih Prajurit Kodim 0822/Bondowosodan Unsur terkait agar siap dalam menghadapi segala hal Bencana alam yang akan terjadi. Kegiatan Latihan Posko juga dilaksanakan dalam rangka melaksanakan latihan Operasi Militer selain Perang  yakni membantu Pemerintah daerah dalam rangka  Menangani Bencana alam diwilayahnya.

      Sementara itu Letkol Arh Sudrajat,S.H Komadan Kodim 0822/Bondowoso mengatakan bahwa sesuai perkembangan situasi bahwa Kabupaten Bondowoso terdapat beberapa titik rawan akan bahaya terjadinya  Bencana alam , khususnya bencana alam tanah longsor ada di beberapa wilayah diantaranya di Kec. Sempol, Kec Sumber Wringin dan Kec. Binakal Kec. Wringin, dengan terdapatnya beberapa titik daerah yang rawan bencana maka kita sebagai Aparat khususnya Prajurit Kodim 0822/Bondowoso harus selalu siap mengahadapi segala bahaya bencana alam, karena bahaya bencana alam itu datanganya tidak bisa direncanakan namun datangnya Bencana alam itu secara tiba-tiba , untuk itu sebagai Prajuri Kodim 0822/Bondowoso yang diwilayah harus selalu siap, Selajutnya ditambahkan bahwa kita sebagai aparat harus selalu bersama-sama bersinergi dengan Aparat lainnya dalam mengahadapi bahaya Bencana alam, kunci keberhasilan penanganan bencana ini adalah pola kordinasi yang baik sehingga dengan dengan koordinasi yang baik dilapangan bahaya bencana alam yang datang dapat ditangani dengan baik. ( by P1 )

          Bondowoso, Januari 2015. Kodim 0822 Bondowoso mengadakan temu sapa dengan sejumlah awak Media Massa  guna menegaskan mengenai transparansi informasi/Keterbukaan Informasi Publik dengan memperhatikan ketentuan hukum yang berlaku.Silahturahmi dengan sejumlah awak media cetak dan elektronik massa  Bondowoso - Situbondo digelar di ruang loby Makodim hari pada Selasa tanggal 20 Januari 2015.

          Pada acara Silahturahmi tersebut hadir Letkol Arh Sudarajat, S.H Dandim 0822, Mayor Inf M Tohir Kasdim 0822 serta seluruh Perwira jajaran dari Kodim 0822 Bondowoso. Menurut  Komandan Kodim 0822 Letkol Arh Sudrajat, S.H selain membangun komunikasi yang baik dengan kalangan media dan narasumber juga untuk meningkatkan informasi yang lebih baik dan dapat diterima masyarakat secara benar dan akurat tegasnya.
Letkol Arh Sudrajat,S.H menambahkan ,TNI dalam hal ini Kodim 0822 merasakan betapa besar dan bermaknanya dukungan media dalam setiap pemberitaan yang menyangkut TNI dan kinerja TNI sehingga masyarakat dapat memahami dengan benar bahwa TNI dijaman sekarang merupakan sebagai salah satu komponen bangsa yang tetap memiliki jati diri sebagai tentara rakyat, tentara pejuang, tentara profesional yang dapat berperan sebagai perekat persatuan dan kesatuan bangsa.Tugas-tugas TNI seperti ini akan sulit dilaksanakan tanpa adanya kontribusi seluruh kompunen bangsa, termasuk komunitas media sebagai pembublikasian ke masyarakat luas.

Pada acara yang berlangsung di ruang  Loby Kodim 0822 Bondowoso, Letkol Arh Sudrajat, S.H juga menambahkan bahwa terkait dengan upaya mensukseskan program Ketahanan Pangan yang dicanangkan Pemerintah Pusat dan jajaran TNI AD, maka Kodim 0822 Bondowoso berkerjasama dengan Dinas Pertanian Kab Bondowoso telah melaksanakan beberapa rangkain kegiatan antara lain bimbingan tehnis pelaksanaan upaya khusus meningkatkan ketahanan pangan Nasional di Gedung Serbaguna  di Jln Panjaitan Kab Bondowoso pada tanggal 14 Januari 2014 dilanjutkan kegiatan penanaman padi perdana di desa Tarum Kec.Prajekan Kab.Bondowoso yang dihadiri oleh Muspida dan Danrem 083/Bjd, Dandim 0822 juga menyampaikan tindak lanjut dari keseriusan Kodim 0822 dalam mendukung Ketahanan pangan yaitu tanggal 21 Januari 2015 sekitar pukul 20.00 Wib Anggota Koramil 0822-07 Maesan telah melakukan upaya penggagalan penjualan pupuk bersubsidi tanpa ijin. Hal ini sangat ironis disatu sisi para petani merasa kekurangan pupuk namun di sisi lain ada oknum yang mencari keuntungan pribadi dengan cara melanggar Hukum.

Disesi penutup Letkol Arh Sudrajat ,S.H mengharapkan dengan adanya silahturahmi ini, semoga pihak Kodim 0822 Bondowoso dan pihak media massa dapat memajukan bangsa indonesia di bidang informasi guna terciptanya Indonesia yang aman, damai dan sejahtera bersama dengan masyarakat. ( By p1 )

Senin, 28 September 2015 09:14

SOSIALISASI GP3K DI WILAYAH KODIM 0822/BONDOWOSO

Ditulis oleh

          Bondowoso, Maret 2015. Bertempat di Aula Kodim 0822/Bondowoso, telah diselenggarakan sosialisasi GP3K (Gerakan Peningkatan Produksi Pangan Berbasis Korporasi), acara dilaksanakan pada hari Rabu 4 Maret 2015 dibuka oleh Dandim 0822 Letkol Arh Sudrajat,S.H. Kegiatan tersebut diikuti 200 orang dari Danramil, Babinsa Kodim 0822 dan PPL serta kelompok tani Se-Kab Bondowoso, Kadis Pertanian Bpk. Hindarto turut hadir dalam acara tsb  Ketua Tim GP3K Petrokimia Gresik Bpk.Sigit, Menurut Bpk.Sigit Ketua Tim GP3K Petrokimia Gresik dalam upaya penyadaran dan pendampingan melalui kegiatan sosialisasi oleh pemerintah tersebut bertujuan agar masyarakat lebih mudah melakukan aktifitasnya dalam bercocok tanam, yang efisien, dan berkualitas hasil panen yang di peroleh melalui tata cara yang sudah di pelajari secara maksimal. 

          Sosialisasi Gerakan Peningkatan Produksi Pangan Berbasis Korporasi (GP3K) ini dalam rangka mendukung program Pemerintah dalam  swasembada pangan pada tahun 2015. Dandim 0822 Letkol Arh Sudrajat,S.H. dalam sambutannya meminta agar seluruh peserta sosialisasi senantiasa secara serius mengikuti, mencermati dan mencatat hal-hal yang penting tentang pengetahuan dan keterampilan bidang pertanian sebagai bekal dalam mendampingi petani di lapangan

          Lebih lanjut Dandim 0822 menjelaskan, Dalam pelaksanaan suatu kegiatan pertanian dibutuhkan sumber daya, baik sumber daya manusia, alam maupun lahan. Salah satu sumber daya yang paling dibutuhkan untuk pertanian adalah sumber daya lahan. Sumber daya lahan memegang peranan penting karena diperlukan dalam setiap aktivitas hidup manusia, terutama pada sektor pertanian.

          Oleh karenanya, dalam menghadapi berbagai kemungkinan tersebut, maka perlu diberikan penjelasan dan pemahaman bahwa Program Gerakan Peningkatan Produksi Pangan Berbasis Korporasi (GP3K) diharapkan dapat menekan laju konversi lahan pertanian dengan usaha ekstensifikasi lahan pertanian menjadi lahan persawahan dengan harapan mampu untuk meningkatkan I.P. (Indek Pertanian & Indek Produktifitas) di wilayah sehingga bisa terwujud Swasembada Pangan Nasional.(sterdim_0822)

       “Keamanan, Kenyamanan, Ketertiban dll dalam suatu Kewilayahan dan dalam suatu Kehidupan selalu sangat diharapkan. Wilayah Kabupaten Bondowoso yang terkenal Agamis dimana prosentasi Islam mencapai 98% dan mayoritas komunikasi sosial adalah bahasa Madura siap menyongsong bulan suci Romadhan, dalam menghadapi bulan suci Ramadhan yang penuh Magfiroh tsb Komandan Kodim (Dandim) 0822/ Bondowoso Letkol Arh Sudrajat,S.H mengajak semua elemen masyarakat Kab. Bondowoso untuk tetap menjaga Kondusifitas wilayah Kab.Bondowoso, “ Hal itu perlu dilakukan agar di wilayah teritorial Komando Distrik Militer (Kodim) 0822/ Bondowoso tetap aman dan kondusif sehingga berbagai proses pembangunan yang dirancang Pemerintah daerah setempat dapat dilaksanakan demi kemajuan Kabupaten dan Kemaslahatan warga lebih baik, Kalimat inilah yang selalu diucapkan oleh Letkol Arh, S.H  setiap melakukan kegiatan silaturomih ke beberapa Tokoh dan Elemen Masyarakat yang ada di Kab. Bondowoso.

         “Keamanan dan ketertiban bukan semata tanggungjawab TNI dan Polri saja, Akan tetapi masyarakat harus saling bersinergi dengan Aparat dalam menjaga Kondusifitas wilayah Kab. Bondowoso agar wilayah yang kita tempati tetap aman dan nyaman “.

          Letkol Arh Sudrajat,S.H menegaskan ketidakkondusifan suatu daerah hanya mendatangkan kesengsaraan saja yang berakibat jatuhnya korban jiwa, lumpuhnya perekonomian, kerugian harta benda dan pasti berurusan dengan hukum. oleh sebab itu, Dandim 0822/ Bondowoso berharap, hubungan persaudaraan yang telah terjalin dengan baik jangan lagi dirusak oleh hal-hal yang kecil yang seharusnya dapat diselesaikan dengan bijaksana,harusnya pula masalah yang besar kita jadikan masalah menjadi kecil ataupun kita upayakan tidak ada masalah sekecil apapun.

            Peran Tomas, Toga, dan Toda serta pemuka Masyarakat lainnya sangatlah perlu dalam memberikan pengertian, pemahaman dan pembinaan kepada warga , terutama pada generasi muda agar tidak melakukan hal-hal yang dapat merugikan orang banyak, “ Saya mengajak warga Masyarakat bondowoso untuk membantu TNI dan Polri untuk menciptakan Stabilitas keamanan dan ketertiban untuk kebaikan bersama dan semua pihak dituntut untuk senantiasa waspada dan siap siaga mengingat masih ada upaya dari pihak-pihak tertentu yang ingin membuat kekacauan diwilayah ini.” Tegasnya. ( By P1 )

       

          Bondowoso, Juli 2015. Gunung Raung yang berada melintasi 3 wilayah Kabupaten yaitu Kab. Bondowoso, Kab. Jember dan Kab. Banyuwangi yang saat ini kondisinya berubah status. Dari Kepala BVMBG Jawa Timur Bapak Hendra dinyatakan status Gunung Raung meningkat dari waspada level II menjadi siaga level III karena sudah mengeluarkan suara gemuruh dan letusan walau masih dalam tekanan yang rendah.

          Meningkatnya status Gunung Raung dari waspada menjadi siaga pada tanggal  29 Juni 2015 pukul 09.00 Wib Kodim 0822 Bondowoso menyiapkan personel siaga bencana. Selanjutnya Kodim 0822/Bondowoso berkoordinasi dengan Aparat terkait guna menindaklanjuti perkembangan meningkatnya stutus Gunung Api Raung. Bupati Bondowoso Drs H. Amin Said Husni telah mengeluarkan surat keputusan tentang pembentukan Satgas dimana Dandim 0822/Bondowoso ditunjuk sebagai Dansatgas dalam rangka penanggulangan bencana Erupsi Gunung Api Raung.

          Komandan Kodim 0822/Bondowoso Letkol Arh Sudrajat,S.H. mengatakan bahwa terhitung mulai ditetapkannya status Gunung Raung dari waspada menjadi Siaga maka anggota diperintahkan untuk Siaga dan siap sewaktu-waktu untuk gerakkan, serta masing-masing Danramil dan Staf Kodim 0822 segera  menyiapkan segala sesuatunya terkait dengan penanggulangan bencana Erupsi Gunung Raung. Letkol Arh Sudrajat,S.H. juga menyampaikan “Bahwa Kodim 0822/Bondowoso sudah mengambil langkah-langkah untuk menindaklanjuti apa yang harus dikerjakan oleh Aparat dalam rangka penangulanggan bencana Erupsi Gunung Raung antara lain melaksanakan rapat kordinasi dengan instansi terkait yang tergabung dalam Satgas, membuat Posko bersama yang berada di Kec. Sumber Wringin, pemberian masker kepada Masyarakat yang terdampak, menyiapkan jalur-jalur pengungsian, menyiapkan dapur lapangan untuk personel yang siaga, menyiapkan tempat-tempat pengungsian di 4 titik pengungsian serta mensosialisasikan kepada masyarakat yang terkena dampak agar tetap tenang dan selalu monitor perkembangan Gunung Raung” tegasnya. (By P1).

Senin, 28 September 2015 09:14

INDAHNYA HALAL BI HAHAL ANGGOTA KODIM 0822 /BONDOWOSO

Ditulis oleh

          Bondowoso, Juli 2015. Ada sebuah tradisi kreatif khas masyarakat muslim tanah air, yaitu Halal Bihalal. Satu kebiasaan yang hanya ada di Negeri kita. Halal bi Halal muncul sebagai ungkapan saling menghalalkan kesalahan dan kekhilafan. Saling memaafkan satu sama lain. Setiap orang sadar tidak ada yang lepas dari kesalahan. Manusia tempatnya salah dan lupa. Idul Fitri dengan kegiatan Halal Bihalalnya, membuat umat Islam melebur kesalahannya dengan berbagi maaf tanpa sekat yang membatasi.

    

Bertempat di Makodim 0822/Bondowoso Rabu 22 Juli 2015 setelah dilaksanakannya apel pengecekan cuti lebaran bersama kegiatan dilanjutkan dengan kegiatan Halal Bihalal bersama seluruh Anggota baik prajurit dan PNS Kodim 0822/Bondowoso.

    Dalam sambutannya Dandim 0822/Bondowoso Letkol Arh Sudrajat,S.H. menyampaikan ada tiga pelajaran yang bisa kita petik dari kegiatan Halal Bihalal, Pelajaran pertama adalah pembersihan diri dari segala bentuk kesalahan ibarat pemudik yang pulang ke kampung halamannya setelah sekian tahun merantau ke negeri seberang, dalam perjalanan itu tidak sedikit ada kesalahan, seperti lupa shalat, lalai menunaikan janji setia kepada Allah, lupa berdzikir, bersikap angkuh atau berlaku aniaya kepada diri sendiri, Pelajaran kedua adalah membersihkan hati dari rasa benci kepada sesama. Terkadang karena kesalahan pada kerja kita atau faktor lainnya terbesit rasa dendam dan iri hati. Mari kita singkirkan penyakit-penyakit pengotor hati itu dalam momentum Halal bi Halal. Tidak ada lagi kedengkian kita ganti dengan kelapangan jiwa kita obati kesombongan dengan kerendah-hatian kita buang permusuhan dan kita isi dengan persaudaraan. Pelajaran ketiga adalah memupuk kepedulian dan kebersamaan. Sebagai makhluk sosial, manusia tidak bisa lepas dari pergaulan dan kebersamaan yang dibangun lewat sikap tolong-menolong.

        Pada penghujung arahannya Letkol Arh Sudrajat,S.H. Dandim 0822/Bondowoso menyampaikan bahwa dibulan Syawal adalah bulan indahnya kebersamaan dalam kasih sayang, dengan kerendahan hati Kami sekelurga mengucapakan selamat hari Raya Idul Fitri 1436 H/ 2015 M “ TaQobbalallohu Minna Wa mingkum Taqobbal Yaa Kariim “ Mohon maaf lahir dan Batin, selanjutnnya acara dilanjutkan dengan salam salaman untuk saling memaafkan. (By P1)

        Bondowoso, Agustus 2015. Forum Komunikasi Putra Putri Purnawirawan Indonesia (FKPPI ) merupakan suatu wadah organisasi muda  dalam rangka mempersiapkan/memberdayakan kader bangsa di bawah pembinaaan Panglima TNI, Kapolri beserta KSAD, KSAU dan KSAL yang didalamnya adalah para generasi muda putra putri purnawirawan dan putra putri TNI/Polri. Mereka yang lahir dari patriot-patriot bangsa Indonesia yang sadar akan fungsinya sebagai penerus bangsa dan berkewajiban melanjutkan cita-cita Proklamasi 17 Agustus 1945 yakni mewujudkan masyarakat yang adil makmur dan sejahtera bedasarkan Pancasila dan UUD 1945.

          Bertempat di depan Makodim 0822/Bondowoso Selasa 5 Agustus 2015 dimulai pukul 08.00 s.d. 11.00 Wib telah dilaksanakan Apel gelar FKPPI PC 1322 dan Relawan penanganan erupsi Gunung Raung Kab. Bondowoso. acara yang diselenggarakan oleh Kodim 0822/Bondowoso dengan ketua peyelenggara Letkol Arh Sudrajat,S.H  Komandan Kodim 0822.

          Kegiatan Apel gelar FKPPI PC 1322 dan Relawan penanganan erupsi Gunung Raung Kab. Bondowoso diikuti oleh ± 1080 orang dengan peserta yang terdiri dari anggota FKPPI, Tagana, BPBD Kab. Bondowoso serta elemen lainnya dan dihadiri oleh Sekda Kab. Bondowoso  Drs. H. Hidayat, M.Si, Kapolres Bondowoso AKBP Djajuli, SIK.,Msi dan pejabat Forpimda lainnya. Dalam sambutannya Komandan Kodim 0822/ Bondowoso Letkol Arh Sudrajat,S.H menyampaikan bawah Apel gelar FKPPI PC 1322 dan Relawan penanganan erupsi Gunung Raung Kab. Bondowoso diselenggarakan dalam rangka konsolidasi keanggotaan FKPPI sewilayah Kab. Bondowoso dengan harapan kita bisa mengetahui besarnya organisasi binaan TNI dan Polri, Letkol Arh Sudrajat,S.H juga menyampaikan bahwa keberadaan FKPPI saat ini betul-betul dinantikan oleh masyarakat khususnya masyarakat Kab. Bondowoso karena FKPPI merupakan salah satu organisasi kemasyarakatan yang memiliki didiplin dan loyalitas yang tinggi. (By P1)

Letkol Inf. Tarmuji, S.Ag.

  • Dandim 0822
  • LETKOL INF TARMUJI, S.Ag. (DANDIM 0822)

Lokasi Kodim 0822

Pengunjung

04178797
Hari ini
Kemarin
Minggu ini
Minggu Terakhir
Bulan ini
Bulan Terakhir
Semua
29
182
211
4177621
2090
4109
4178797

IP Anda: 54.92.194.75
Server Time: 2017-12-18 02:23:04