Kodim 0822 Bondowoso
Kodim 0822 Bondowoso

IBU ARUMI BACHIN EMIL DARDAK HADIRI PERINGATAN HARI ANAK NASIONAL (HAN) DI BONDOWOSO

22

Bondowoso,  Peringatan HAN dimaknai sebagai kepedulian seluruh bangsa Indonesia terhadap perlindungan anak Indonesia agar tumbuh dan berkembang secara optimal, dengan mendorong keluarga Indonesia menjadi lembaga pertama dan utama dalam memberikan perlindungan kepada anak, sehingga akan menghasilkan generasi penerus bangsa yang sehat, cerdas, ceria, berakhlak mulia dan cinta tanah air. Bertempat di alun -alun Raden Bagus Asra Ki Ronggo,Kab. Bondowoso telah di laksanakan kegiatan Peringatan Hari Anak Nasional (HAN) dan Kampanye Pendidikan Inklusif dengan Tema ” KOLABORASI TANPA BATAS ”, Rabu pagi (07/8).

Tampak hadir dalam acara tersebut  Bupati Bondowoso Drs. KH. Salwa Arifin, Dandim 0822/Bondowoso Letkol Inf Tarmuji, S.Ag, Wakapolres Bondowoso Kompol David Subagyo, SH, Direktur Pembinaan Pendidikan Khusus Mendikbud UNICEF Jawa Timur Drs. Mukhlis,  Ibu ketua Penggerak PKK Jawa Timur Arumi Bachin Dardak,  Sekda Bondowoso H. Syaifullah, SE. M.Si,  Kajari Bondowoso Hj. Unaisi Hetty Nining, SH,MH,  dan Kadis Pendidikan Kab.Bondowoso Drs. H. Harimas, M.Si serta Kepala OPD dan Camat jajaran Pemkab.Bondowoso. Acara diawali dengan Penampilan senam Pinguin oleh anak-anak Paud SeKab. Bondowoso.

Sambutan Ketua Tim Penggerak PKK Provinsi Jatim Arumi Bachsin Emil Dardak mengatakan, ”Anak anak kita adalah anak anak harapan bangsa yang kita harapkan menjadi anak anak yang bisa menggapai cita citanya untuk menjadi manusia manusia yang sukses oleh karena itu wajib untuk para orang tua dan guru memberikan pendidikan yang sebaik baiknya. Pendidikan Inkkusi adalah pendidikan yang tidak jauh dari anak anak disabilitas,yang mana mereka mempunyai hak yang sama untuk mendapatkan pendidikan dan pelayanan untuk meraih Cita citanya,oleh karena itu kita wajib untuk mendukung dan memberikan Pendidikan yang setinggi tingginya. Perlunya selain pendidikan umum kita sebagai guru dan orang tua wajib memberikan ilmu Budi pekerti,ahlak yang baik untuk menjadikan anak dan anak didik kita menjadi anak anak penerus bangsa yang berpendidikan dan berahlak baik. Kampanye pendidikan inklusi ini dilakukan agar tidak ada pembedaan karena semua anak memiliki hak pendidikan yang sama, tanpa ada perbedaan”, tuturnya. (By Pendim 0822).