Kodim 0822 Bondowoso
Kodim 0822 Bondowoso

KASDIM 0822/BONDOWOSO HADIRI PENGAJIAN UMUM “SANG MUBAROQ” AL MAGFURLAH ABUYA KH. ABDUL MUIZ TR

91

Bondowoso 04 Pebruari 2019, Bertempat di Halaman Kampus STIS Al – Maliki Ds. Koncer Kec. Tenggarang Kab. Bondowoso telah dilaksanakan kegiatan pengajian umum “Sang Mubaroq” Al Magfurlah Abuya KH. Abdul Mu’iz Tr yang dihadiri oleh Bupati Bondowoso Drs. KH. Salwa Arifin, Kasdim 0822/Bondowoso Mayor Inf Suhalid dan Jajaran Kyai Se-wilayah Tapal Kuda serta Para santri Al – Maliki.

sambutan pengasuh pondok pesantren Al Maliki oleh KH. Moh. Hasan Abdul Mu’is

Assalamualaikum Wr. Wb.

Marilah senantiasa kita memanjatkan rasa puja puji syukur kepada Allah ta’ala, karena dengan keni’matanNYA, kita dapat berkumpul dalam majlis haul ini dalam keadaan sehat wal afiat.

Sholawat serta salam, semoga tercurahkan kepangkuan Beliau Baginda Nabi Muhammad SAW, dengan harapan semoga kita mendapat syafa’atnya besok di hari kiamat.

Para hadirin yang mulia. Saya selaku wakil dari keluarga Al Magfurlah Abuya KH. Abdul Muiz Tr.

pertama mengucapkan ahlan wasahlan bi khudurikum, selamat datang  terima kasih atas kehadiran para bapak, ibu, dan hadirin wal hadirot sekalian, yang mana telah menyempatkan waktu. Semoga kehadiran saudara sekalian dicatat oleh Allah ta’ala sebagai amal sholeh dan menjadi sebab memperoleh ridlo Alloh SWT.

Sambutan Bupati Bondowoso.

Assalamualaikum Wr. Wb.

Yang saya hormati pengasuh pondok pesantren Al Maliki

Saya sangat mohon maaf karena masih ada kegiatan sehingga tidak dapat hadir tepat pada waktu yang ditentukan. Saya pribadi mohon maaf kepada Pengasuh pon pes Al Maliki dan kepada seluruh yang hadir dalam acara Haul Al Magfurlah Abuya KH. Abdul Muiz Tr.

 

Setiap manusia diperintahkan Allah SWT untuk selalu berbaktui dan berbuat baik kaepada orang tuanya dan mensyukuri nikmat Allah yang diberikan kepada UmatNya. Sebagai firman Allah dalam Al-Qur’an surat Al-Ahqaab ayat 15 yang artinya:

“Kami perintahkan kepada manusia supaya berbuat baik kepada ibu dan bapaknya, ibu yang mengandungnya dengan susah payah. Mengandung sampai menyapihnya adalah 30 bulan, sehingga apabila dia telah dewasa dan umurnya sampai 40 tahun ia berdoa: “ Ya Tuhanku, tunjukilah aku untuk mensyukuri nikmat Engkau yang telah Engkau berikan kepadaku dan kepada Ibu Bapakku dan supaya aku dapat berbuat amal saleh yang Engkau ridhoi, berilah kebaikan kepadaku dengan (memberikan kebaikan) kepada anak cucuku. Sesungguhnya aku bertaubatkepada Engkau dan sesungguhnya aku termasuk orang-orang yang berserah diri”. (By Pendim 0822).