Kodim 0822 Bondowoso
Kodim 0822 Bondowoso

KASDIM 0822/BONDOWOSO HADIRI GERAK JALAN TRADISIONAL MABON (MAESAN-BONDOWOSO) TAHUN 2018

5

Bondowoso, 24 Nopember 2018, Ribuan peserta masyarakat Bondowoso maupun dari daerah Kabupaten lainnya mengikuti gerak jalan Tradisional MABON (Maesan-Bondowoso). Bertempat Di Jalan Raya Maesan-Bondowoso Ds. Penanggungan Kec. Maesan telah dilaksanakan start pemberangkatan Gerak Jalan Tradisional Gerbong Maut (MABON) Maesan-Bondowoso Tahun 2018 dalam rangka mengenang jasa pahlawan Tragedi Gerbong Maut. Adapun route yang dilalui Start: Kec.Maesan – Jln Raya Jember – jln Sukowiryo – jln Mastrip – jln A.Yani dan finish alun alun RBA- gerbong maut Bondowoso.

Turut hadir dalam acara tersebut  Ketua DPRD Kab.Bondowoso Drs Tohari, Wakil Bupati Bondowoso H. Irwan Bachtiar Rahcmat, SE, M.Si, Kasdim Mayor Inf Suhalid,

Wakapolres Bondowoso Kompol Nurmala SH.,S.I.K, Danyon Raider 514/SY Kostrad diwakili Kapten Inf M. Ridho,  Plt. Sekda Bondowoso Drs. Karna Suswandi, MM, Danki Brimob Bondowoso AKP Purwanto, SH dan Kadisparpora Kab. Bondowoso Drs. Hari Patriantono ,SH, MH serta Kepala OPD dan Camat jajaran Pemkab. Bondowoso.

Kegiatan Gerak Jalan Tradisional Gerbong Maut Maesan-Bondowoso (MABON) Tahun 2018 di mulai dengan di dahului pembukaan oleh pembawa acara dan selanjutnya pelepasan Groub Dram Band Mts Sabilul Muttaqin Maesan dan  sebagai pelepasan kehormatan gerak jalan yaitu dari pasukan Yonif Raider 514/SY dan dilanjutkan Forkopimda melaksanakan Pengguntingan Pita dan melaksanakan pelepasan Peserta no urut 01 Sampai no urut 100 dan sebelumnya Foto bersama dan di lanjutkan ikut berpartisipasi ikut gerak jalan..

Sambutan oleh Wakil Bupati H Irwan Bachtiar Rahcmat, SE, MSi:

“Kegiatan Gerak Jalan Tradisional Gerbong Maut Maesan-Bondowoso (MABON) Tahun 2018 ini selain kita menghormati jasa para Pahlawan, kegiatan ini juga untuk mengingatkan para generasi Kab.bondowoso tentang perjuangan demi NKRI. Dalam kegiatan Gerak Jalan Tradisional Gerbong Maut Maesan-Bondowoso (MABON) ini bahwa jadi juara bukanlah tujuan akan tetapi semangat dan partisipasinya menunjukkan bahwa kita menghargai jasa jasa para pahlawan dan bisa mencontoh semangat juang untuk Bangsa dan negara.

Harapan saya Gerak Jalan Tradisional Gerbong Maut Maesan-Bondowoso (MABON) ke depan untuk penilaiannya lebih tematik,peserta menggambarkan atau memakai  pakian adat dari Sabang sampai Merauke dan untuk hadiah bisa di tingkatkan lagi.

Gerak Jalan Tradisional Gerbong Maut Maesan-Bondowoso (MABON) yang akan datang kalo bisa di ikut sertakan peserta dari luar daerah bahkan dari mancanegara, sehingga MABON ke depan lebih indah dan lebih meriah serta berkembang, sehingga Bondowoso bisa lebih terkenal”. (By Pendim 0822).